Halo kamu. Apa kabar? Masih adakah senyum pagimu yang menyejukkan itu?
Yah, kadang memang terlalu sejuk hingga ngilu menusuk tulang. Sungguh
alasan yang cerdik untuk melewatkan rutinitas shower di pagi hari.
Halo kamu. Apa kabar? Bagaimana dengan lubang di jalanan yang dulu tiap
hari kulewati? Apakah masih setia menghambat pengendara yang sedang
terburu-buru mengejar visite pasien? Ataukah sudah ditambal oleh seorang
yang tentunya bukan dokter gigi?
Ngomong-ngomong soal dokter gigi, apa kabar spesialis orthodontist yang
sudah set`hun lebih ini rajin mengutak-atik rongga mulutku demi tatanan
gigi yang sejajar bak dahan pohon pisang?
Halo kamu. Masihkah penuh sesak dan berebut demi sebuah lahan dua kali
tiga meter untuk meletakkan kuda besi dalam status P? Bekas goresan
disini, dan disana. Sudah biasa.
Halo kamu. Ah, bau makanan favoritku. Manis. Coklat keju. Empuk. Satu
suap untuknya, dua suap untukku. Tidak adil? Kata siapa? Tanganku hampir
melepuh kepanasan.
Halo kamu. 2 tahun. selama itu Aku meninggalkanmu untuk menuntut ilmu di Bahrul Ulum. Tapi kehadiran seseorang
membuat perjalananku lebih berarti. Berdua, aku dan dia. Menyusuri
setiap relung. Semakin merasuk. Semakin merindu.
Halo kamu. Apa kabar? Kabarku merindumu.
Selasa, 24 April 2012
Selasa, 10 April 2012
.heb`t.
Bocah berusia 10 tahun dari Kolombia melahirkan seorang
bayi perempuan dengan selamat. Gadis dari suku Wayuu itu melahirkan
anak yang telah dikandung selama 39 minggu melalui operasi caesar.
Ini adalah kali pertama seorang bocah asal Kota Manaure, Kolombia, memeriksakan diri ke dokter. Bocah yang tak disebutkan namanya itu dikabarkan menemui dokter sambil menangis terisak-isak karena menahan sakit.
Akhirnya, dokter rumah sakit setempat memberanikan diri melakukan operasi terhadap ibu yang masih dalam usia dini itu. Meski dilahirkan dengan berat badan hanya sekitar 2.27 kilogram, bayi dalam keadaan sehat. Sang ibu juga telah puli usai melahirkan.
Alejandro Samplayo dari Organisasi Keluarga di Kolombia mengatakan jika hal ini sebagai bagian dari budaya suku ini. Sehingga sudah tak mengherankan lagi anak berusia dini melahirkan bayi.
Ini adalah kali pertama seorang bocah asal Kota Manaure, Kolombia, memeriksakan diri ke dokter. Bocah yang tak disebutkan namanya itu dikabarkan menemui dokter sambil menangis terisak-isak karena menahan sakit.
Akhirnya, dokter rumah sakit setempat memberanikan diri melakukan operasi terhadap ibu yang masih dalam usia dini itu. Meski dilahirkan dengan berat badan hanya sekitar 2.27 kilogram, bayi dalam keadaan sehat. Sang ibu juga telah puli usai melahirkan.
Alejandro Samplayo dari Organisasi Keluarga di Kolombia mengatakan jika hal ini sebagai bagian dari budaya suku ini. Sehingga sudah tak mengherankan lagi anak berusia dini melahirkan bayi.
Minggu, 08 April 2012
Surat kecil untuk Tuhan: true story Gita Sesa Wanda Cantika
Informasi bibliografi
| Judul | Surat kecil untuk Tuhan: true story Gita Sesa Wanda Cantika |
| Penulis | Agnes Davonar |
| Penerbit | Inandra Publisher, 2010 |
| ISBN | 9791834636, 9789791834636 |
| Tebal | 240 halaman |
Andai aku bisa kembaliAku tidak ingin ada tangisan di dunia ini.
Tuhan ...
Andai aku bisa kembaliAku berharap tidak ada lagi hal yang sama terjadi padaku, terjadi pada orang lain.
Tuhan ...
Bolehkah aku menulis surat kecil untuk-Mu
Tuhan ...
Bolehkah aku memohon satu hal kecil untuk-Mu
Tuhan ...
Biarkanlah aku dapat melihat dengan mataku
Untuk memandang langit dan bulan setiap harinya.
Tuhan ...
Inginkanlah rambutku kembali tumbuh, agar aku bisa menjadi wanita seutuhnya.
Tuhan ...
Bolehkah aku tersenyum lebih lama lagi
Agar aku bisa memberikan kebahagian
Kepada ayah dan sahabat-sahabatku
Tuhan ...
Berikanlah aku kekuatan untuk menjadi dewasa
Agar aku bisa memberikan arti hidup
Kepada siapapun yang mengenalku.
Tuhan ...
Surat Kecil-ku ini
adalah surat terakhir dalam hidupku
Andai aku bisa kembali ......
Ke dunia yang Kau berikan padaku ......
Itulah untaian kata puisi dari tulisan Gita Sesa Wanda Cantika atau yang sering dipanggil Keke. Keke adalah seorang gadis remeja yang berusia 13 tahun, ia anak ke tiga dari tiga bersaudara. Keke juga seorang gadis cantik, pintar, baik dan mantan artis penyanyi cilik tahun 1998 yang tiba-tiba divonis mengalami kanker rabdosmiosarkoma atau kanker jaringan lunak pertama kali di Indonesia.
Tetapi dibalik itu, Keke mempunyai keluarga yang bahagia, meskipun kedua orangtuanya sudah bercerai sejak dua tahun terakhir. Tapi hubungan kedua orangtuanya masih terjalin dengan baik. Keke tinggal bersama ayah dan kedua kakaknya. Keke mempunyai ayah yang sangat baik dan perhatian. Sekarang keke duduk di bangku SLTP.
Menurut Keke, pendidikan adalah segalanya dan segala sesuatu yang bisa aku baca untuk menambah ilmu pengetahuan dan selalu ia terapkan. Komik favorit Keke adalah Dragon Ball dan Candy-Candy. Sejak duduk di bangku SLTP Keke mempunyai sahabat yang sangat baik dan ada saat ia sedang sedih maupun senang.
Suatu pagi Keke terbangun dengan mata yang merah kemudian hidung berdarah. Keke dibawa oleh ayahnya ke dokter untuk diperiksa. Awalnya ayah tidak menceritakan tentang penyakit yang diderita oleh Keke. Dan jika Keke bertanya kepada ayah tentang penyakitnya pasti ayah Keke bilang “Itu hanya penyakit biasa”. Tapi, Keke mulai curiga dengan ayahnya dan ia mulai mencari informasi di Internet tentang penyakitnya.
Suatu hari, saat pergi sekolah Keke bertemu dengan seorang Ibu dan Anak kecil. Anak kecil tersebut takut melihat bagian wajah Keke karena di bagian wajahnya ada benjolan seperti monster. Dalam perjalanan menuju sekolah Keke menangis tersedu-tersedu karena Ibu tadi bilang bahwa dia terkena penyakit tumor.
Saat pulang kerumah, Keke langsung masuk kamar dan mengunci pintunya. Ia tidak mau makan dan minum. Ayahnya pun sangat khawatir dengan kondisi Keke saat ini. Malam itu, tiba-tiba teman ayah Keke datang, dia adalah seorang ahli herbal dan dia datang jauh-jauh hanya untuk membawa bermacam tumbuh-tumbuhan seperti bawang merah yang berwarna tua untuk menyembuhkan penyakit yang ada dalam tubuh Keke.
Hari demi hari, Keke hanya bisa makan bawang pahit yang diberikan oleh teman ayahnya bahkan menjadi santapan Keke. Ketika Keke memakan bawang pahit itu tiba-tiba ayahnya pun ikut memakannya. Keke hanya bisa tersenyum tapi dalam hatinya ia ingin menangis ketika ayahnya berpura-pura menikmati pahitnya bawang itu. Keke sadar semangat ayah telah membuat keinginan sembuh bangkit kembali akhirnya Keke menghabiskan bawang pahit itu sekuat tenaga. Ayahnya begitu gembira, dan tersenyum pada Keke. Keinginan ayahnya seakan-akan memberikan isyarat betapa besar keinginan melihat Keke sembuh.
Satu bulan berlalu, akhirnya ayah Keke mendapatkan informasi seorang Haji yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Lokasinya terletak di sebuah pesantren di daerah Banten. Keke pun pergi kesana bersama keluarga dan sahabatnya, Keke merasa senang karena disetiap pergi untuk berobat selalu ditemani oleh keluarga tercinta. Tiba di lokasi ayah ...
..hmmmm
mau tau kelanjutan ceritanya???
makanya...
baca novelnya donk.....
ok.ok.ok....
Rabu, 04 April 2012
loVe is U
What I Love About You
Your eyes so bright and blue.
I love the way you make me so happy,
And the ways you show you care.
I love the way you say, "I Love You,"
And the way you're always there.
I love the way you touch me,
Always sending chills down my spine.
I love that you are with me,
And glad that you are mine.
Langganan:
Postingan (Atom)










